TUGAS RESUME
MATERI PKKMB HARI PERTAMA
Pada pembukaan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi
Mahasiswa Baru)
Universitas Lampung tahun akademik 2025/2026:
Saya berkesempatan
mengikuti secara online di hari 1 pada tanggal 14 Agustus 2025 ini dan melihat tanyangan yang di ditampilkan melalui live streaming di you tube dan zoom.Saya pagi di awali dengan absen melalui barcode yang di
tayangkan di layar YouTube pada pagi hari
siang dan sore hari.
Pada.Saat acara PKKMB dibuka secara resmi oleh Ketua Senat dan ditutup oleh Rektor Universitas Lampung,
Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani,D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Kemudian laporan Ketua Panitia, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., acara ini dihadiri oleh 8.514 mahasiswa baru dengan tema “Mahasiswa Tangguh, Inklusif, dan Berdampak untuk
Indonesia Emas 2045.”
Kegiatan berlangsung selama empat hari, yaitu 14-15 Agustus di tingkat
universitas dan 19-20 Agustus di tingkat fakultas. Perkuliahan dijadwalkan akan
dimulai pada 21 Agustus.
Kemudian juga. dalam arahannya, Menteri Pendidikan Tinggi,
Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yulianto, S.T., M.Eng., Ph.D., menekankan
program “Kampus Berdampak” dan berharap mahasiswa baru dapat menjadi agen
perubahan yang berintegritas, kreatif, adaptif, dan kolaboratif. Ia juga
menegaskan pentingnya PKKMB sebagai ruang yang aman dan bebas dari kekerasan.
Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Yurnalis,
S.I.P., M.Si., menyambut mahasiswa baru dan berharap mereka tidak hanya unggul
secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kemampuan
bersosialisasi agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
1.Resume Materi 1 Tema : Pembentukan Karakter
Mahasiswa
Pemateri : AKBP Vicky
Dzulkarnain, M.M.,
Dalam sebuah
pemaparan materi mengenai Pembentukan Karakter Mahasiswa, AKBP Vicky
Dzulkarnain, M.M., menyampaikan poin-poin penting yang menekankan bahwa
kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang
tinggi, melainkan oleh karakter yang kuat.
Prinsip “SiKoKoKo”
Sebagai panduan untuk membentuk karakter yang baik, beliau memperkenalkan rumus “Si
KoKoKo” yang terdiri dari:
Silaturahmi:Menjalin hubungan baik, terutama dengan senior.
Kolaboratif:Mampu bekerja sama dengan orang lain
Komunikatif:Terampil dalam berkomunikasi.
Konfirmasi& Konsultasi: Selalu memastikan informasi yang didapat dan berkonsultasi
jika diperlukan.
Beliau juga
berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik universitas, berpartisipasi dalam
demokrasi yang bertanggung jawab (seperti unjuk rasa yang damai), danmenghormati hak orang lain.
Society 5.0 dan Tantangannya
Pemaparan
materi juga menyinggung konsep Society 5.0, yaitu masyarakat yang berpusat pada
manusia dan berbasis teknologi. Pada era ini, permasalahan sosial diharapkan
dapat diselesaikan dengan inovasi teknologi. Di dunia pendidikan, Society 5.0
menekankan pada pendidikan keteladanan dan pengembangan soft skill serta hard
skill yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.
Namun, ada
tantangan yang harus dihadapi, yaitu kesenjangan ekonomi dan pendidikan, serta
meningkatnya intoleransi. Selain itu, seiring dengan kemajuan teknologi, muncul
berbagai bentuk kejahatan baru yang dikenal sebagai
AGHTR (Ancaman, Gangguan,
Hambatan, Tantangan, Rintangan), seperti:
Kejahatan Kesehatan: Kloning manusia atau organ secara ilegal,
memanipulasi virus dan obat-obatan, serta meretas data medis.
Kejahatan Komputer: Meretas sistem terenkripsi, perangkat
terhubung internet, kecerdasan buatan (AI), serta perangkat AR/VR untuk tujuan
mata-mata.
Kejahatan Hiburan: Melakukan tindakan ilegal di dunia virtual,
seperti hubungan seks VR, dan memanfaatkan robot untuk kegiatan berbahaya.
Kejahatan Budaya: Diskriminasi berbasis genetik dan pernikahan ilegal antara manusia dan AI.
Kejahatan Kota: Meretas infrastruktur kota seperti CCTV, sistem
transportasi, dan mesin konstruksi otomatis untuk menyebabkan kekacauan.
Kejahatan Lingkungan: Rekayasa genetik ilegal pada virus, hewan,
atau serangga, dan memanipulasi lingkungan tanpa izin.
Kejahatan Pendidikan: Menggunakan obat-obatan peningkat kognitif ilegal (nootropik) dan AI dari pasar gelap untuk curang dalam ujian dan tugas
sekolah.
Kejahatan Energi: Mencuri Wi-Fi, membangun reaktor nuklir ilegal,dan meretas jaringan listrik.
Kejahatan Pangan: Kloning ternak secara ilegal, meretas drone
pertanian untuk mencuri hasil panen, dan menyebarkan penyakit melalui rekayasa
genetika pada daging.
Kejahatan Robot dan Transportasi: Meretas drone dan robot
komersial, serta sistem transportasi operasional.
Kejahatan Ketenagakerjaan: atau peretasan terkait pekerjaan.
Tipe Mahasiswa dan Manfaat
Kuliah Sambil Bekerja
Pembicara juga memaparkan berbagai tipe mahasiswa yang umum ditemui, seperti:
·
Redflag: Perilaku yang perlu diwaspadai.
Kura-kura(Kuliah-Rapat):Terlalu sibuk berorganisasi hingga mengabaikan perkuliahan.
Kupu-kupu (Kuliah-Pulang):Pasif dalam organisasi.
Kuliah sambil bekerja juga memiliki banyak manfaat, antara
lain:
memperbesarpeluang sukses
menambah wawasan
memperluas networking
menentukan skala prioritas
melatih kesabaran dan emosi
melatih leadership dan tim world
Peran Mahasiswa dalam Masyarakat
Sebagai generasi penerus, mahasiswa memiliki peran penting
Berkontribusi untuk masyarakat.
Menjaga ketertiban masyarakat dengan menjunjung toleransi dan peduli terhadap
lingkungan kampus.
Menjadi agen perubahan (agent of change) dan menjaga nama baik almamater.
Berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta
menaati hukum dan aturan yang berlaku.
Sebagai penutup Beliau AKBP Vicky Dzulkarnain, M.M., menyampaikan
ada beberapa rekomendasi untuk mahasiswa:
·
Optimalkan waktu untuk belajar dan mengembangkan sikap positif.
Berorientasi pada perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa.
Berpikir positif, berprestasi, kreatif, dan inovatif.
Mengedepankan prinsip
think globally, act locally.
Kemudian saat telah selesai materi pertama jam 12.00-an kami mahasiswa istirahat dan menonton Sponsor dari Grap dan BTN untuk sebelum melanjutkan materi kedua setelah itu absen kemabali untuk absen siang.
2. Resume Materi 2 Tema : Perguruan Tinggi di era digital dan revolusi industri
Pemateri : Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T..
Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono memamparkan tentang Unila
UNILA TOP MANAGEMENT. Be Strong!
kepemimpinn di pimpin oleh
Rector : Prof. Dr. Lusmeilia Afriani
• VR for Academic : Prof. Dr. Dwi Yuwono
• VR for Finance & General : Dr. Habibullah Jimad
• VR for Student & Alumni : Prof. Dr. Sunyano
• VR for Planning, Cooperation, IT : Prof. Dr. Ayi Ahadiat
MILESTONE OF UNILA’S DEVELOPMENT ( Target Unila)
1. 2022-2025 : STRENGTHENING RESEARCH-BASED LEARNING IN THE FRAMEWORK DEVELOPING REGIONAL AND INTERNATIONAL COMPETITIVENES
2. 2026-2030 : STRENGTHENING INNOVATION-BASED RESEARCH
3. 2031-2035 : STRENGTHENING OF RESEARCH UNIVERSITY AND INITIATING ENTREPRENEURIAL UNIVERSITY
4. 2036-2040 : STRENGTHENING ENTREPRENEURIAL UNIVERSITY
5. 2041-2045 : STEADY PHASE AS ENTREPRENEURIAL UNIVERSITY
INTERNATIONAL ACCREDITATION FOR STUDY PROGRAMMES AT UNILA
Terakreditasi
• Unggul : 38 prodi
• A : 12
• Baik sekali : 43 prodi
• B : 17 prodi
• Baik : 18 prodi
• 1 study programme has been accredited by RSC
• 15 study programmes has been accredited by ASIIN
• 14 study programmes has been accredited by FIBAA
INTERNATIONAL ACCREDITATION ASIIN, GERMANY
1. Ba. Of Biology
2. Ba. Of Agribusiness
3. Ba. Of Agrotechnology
4. Ba. Of Agricultural Product Technology
5. Ba. Of Computer Sciences
6. Ba. Of Physics
7. Ba. Of Mathematics
8. Ba. Of Medicine
9. Ba. Of Mathematics Education
10. Ba. of Physics Education
11. Ba. of Chemistry Education
12. Ba. of Biology Education
13. Ba. of Civil Engineering
14. Ba. of Electrical Engineering
15. Ba. of Mechanical Engineering
16. Ba. of Medicine
INTERNATIONAL ACCREDITATION FIBAA, GERMANY
- Ba. Of Business Administration
- Ba. Of Public Administration
- Ba. Of Communication Sciences
- Ba. Of Management
- Ba. Of Accounting
- Ba. Of Economic Development
- Ma. Of Management
- Ma. Of Accounting
- Ba. Of Sociology
- Ba. of Law
- Ma. Of Law
- Doc. of Law
- Ma. of Economics Sciences
- Doc. of Economics
Featured Strategy of Rector
(2023-2027)
B :Business Sector, Finance, Investment and Assets
E : Empowerment of Human Resources
S : Services for Community
T : Teaching
R : Research
O : Organizational Partnerships
N: Network Infrastructure
G : Good University Governance
Facilities :
1. Library
2. Laboratory
3. Integrated Laboratory and Innovation Center
4. Sport Facilities
5. Student dormitories, etc.
RSPTN& IRC
Establishment of the Unila Academic Hospital and Integrated Research Centre funded by ADB.
3. Resume Materi 3 Tema : Transformasi Bandar Lampung menuju Kota Metropolitan
Pemateri: PARYANTO, S.IP (KABAN KESBANGPOL BALAM( perwakilan Hj. Eva Dwiana, SE., M.Si.,
Materi pidato sambutan yang diberikan oleh Bapak Paryanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandar Lampung, mewakili Ibu Walikota Bandar Lampung dalam acara Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Lampung.
Pidato Walikota Bandar Lampung (diwakilkan oleh Bapak Paryanto)
Pidato ini disampaikan dalam rangka pembekalan mahasiswa baru Universitas Lampung (
Unila) dengan tema “Transformasi Bandar Lampung Menuju Kota Metropolitan” pada acara PKKMB tahun 2025. Bapak Paryanto memberitahu bahwa beliau mewakili Ibu Walikota yang berhalangan hadir karena tugas lain.
• Ucapan Selamat dan Pentingnya PKKMB Bapak Paryanto mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah berhasil diterima di
Unila. Beliau menekankan bahwa PKKMB adalah momen penting sebagai forum untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan wawasan, baik teoritis maupun praktis, yang belum didapat di sekolah.
• Tujuan PKKMB yang Sebenarnya
PKKMB diharapkan dapat memberikan wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang dilandasi oleh sikap mental dan jiwa yang kuat. Tujuannya adalah mempersiapkan mahasiswa menjadi individu yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga beretika dan memiliki tata krama. Kegiatan ini harus bermanfaat secara keilmuan dan berguna bagi kehidupan mahasiswa di kampus, seperti diskusi, sosialisasi hak dan kewajiban, serta pengenalan ilmu pengetahuan dari masing-masing jurusan.
kemudian ia emberi tahu larangan Perpeloncoan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, PKKMB tidak diperbolehkan lagi menggunakan sistem perpeloncoan yang berpotensi menimbulkan kekerasan fisik.
• Peran Strategis Mahasiswa
Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan ilmu yang didapat di kampus, mahasiswa diharapkan dapat:
• Memberikan gagasan inovatif untuk memecahkan masalah di Bandar Lampung.
• Membantu mensosialisasikan program pemerintah dan menyuarakan aspirasi masyarakat.
• Terlibat dalam proyek pembangunan melalui program magang, penelitian, atau kegiatan sukarela.
Pesan dan Harapan untuk Mahasiswa Baru beliau menyampaikan beberapa pesan penting dari Ibu Walikota, yaitu:
• Jadikan PKKMB sebagai wahana untuk memahami lingkungan akademis dan sarana yang ada di kampus.
• Pahami wawasan kebangsaan dan pendidikan berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan.
• Patuhi norma yang berlaku di kampus.
• Keluar dari zona nyaman, gunakan masa kuliah untuk mengembangkan diri, berorganisasi, dan berinteraksi dengan masyarakat.
• Jaga nama baik almamater dan kota Bandar Lampung.
• Belajar dengan giat, raih prestasi setinggi-tingginya, dan jadilah pribadi yang berintegritas serta peduli terhadap lingkungan sosial.
Karakter Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bapak Paryanto juga menambahkan secara pribadi bahwa mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa, harus memiliki karakter Pancasila. Beliau mengingatkan tentang empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pidato ini ditutup dengan harapan agar mahasiswa baru dapat menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota metropolitan yang maju dan sejahtera, serta menjadi kebanggaan bersama.
4. Resume Materi 4 Tema : Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara”
Pemateri : BRIGJEN TNI HARYANTANA S.H (KOMANDAN KOREM 043 GATAM)
Dalam rangkuman materi yang disampaikan oleh Brigjen TNI Haryantana, S.H. (Komandan Korem 043 Gatam), tema yang diangkat adalah "Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara". Inti dari materinya adalah ajakan untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan, serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Empat Pilar Kebangsaan dan Kekayaan Indonesia
Materi dimulai dengan mengingatkan kembali empat pilar kebangsaan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kekayaan Indonesia ditekankan, khususnya dengan lebih dari 17.000 pulau, di mana 7.870 di antaranya telah memiliki nama. Kekayaan ini adalah hal yang harus dipertahankan. Wawasan kebangsaan menjadi kunci untuk memahami situasi bangsa, baik dalam skala global, nasional, maupun regional. Hal ini penting untuk mencegah hal-hal yang bertentangan dengan pemerintah, seperti yang terlihat dari penangkapan terduga teroris.
Aspek Politik, Ekonomi, dan Sosial Budaya
• Politik: Pelaksanaan Pilkada serentak yang berjalan baik merupakan contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh pemuda, dan tokoh agama. Kolaborasi ini menunjukkan persatuan yang kuat.
• Ekonomi: Meskipun perekonomian dunia menghadapi tantangan dari negara-negara "raksasa," Indonesia mampu bertahan berkat ketahanan pangan dan kerja sama yang solid antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.
• Sosial Budaya: Keanekaragaman sosial dan budaya Indonesia, yang mencakup perbedaan agama, bahasa, dan suku, dapat menjadi potensi konflik jika tidak disadari. Namun, dengan berpegang teguh pada Bhinneka Tunggal Ika, persatuan tetap terjaga. Semangat gotong royong juga sangat vital dalam menghadapi bencana alam seperti gunung meletus, banjir, dan tanah longsor.
Ancaman dan Tantangan
• Narkoba: Narkoba disebut sebagai ancaman besar yang merusak generasi bangsa. Pemerintah, TNI, Polri, dan BNN terus berupaya memerangi penyalahgunaan narkoba yang telah dinyatakan sebagai "darurat."
• Penyelundupan: Penyelundupan ilegal di perbatasan, terutama penyelundupan narkoba, menjadi tantangan serius bagi keamanan nasional.
• Permasalahan Sosial: Isu seperti tawuran pelajar, seks bebas, dan pergaulan bebas juga dianggap sebagai ancaman yang dapat merusak jati diri bangsa.
Jati Diri Bangsa dan Bela Negara
Materi menekankan bahwa bela negara adalah kewajiban seluruh masyarakat, bukan hanya TNI atau Polri. Beberapa ciri hilangnya jati diri bangsa meliputi:7
• Menurunnya rasa cinta tanah air.
• Menurunnya rasa rela berkorban.
• Menurunnya pemahaman terhadap Pancasila.
• Menurunnya kemampuan bela negara.
Untuk membangun kembali jati diri bangsa, generasi muda harus memiliki karakter kuat, tujuan hidup yang jelas, dan kemauan untuk bekerja keras. Generasi muda juga harus:
• Berani berkompetisi secara sehat.
• Taat aturan.
• Bekerja sama dan menghargai perbedaan.
• Mampu melihat perspektif orang lain dan memiliki empati.
• Selalu up-to-date dengan informasi.
Dengan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, generasi muda akan memiliki integritas nasional untuk menghadapi berbagai ancaman. Ancaman, baik militer maupun non-militer (seperti penyelundupan dan pembalakan liar), harus dihadapi dengan kesiapan.
Sebagai penutup, pemateri berharap agar seluruh mahasiswa memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, karena karakter mereka akan menentukan masa depan bangsa Indonesia.
kemudian setelah pemberian materi saya melakukan absen pada sore hari sebagai penutup dan melakukan evaluasi melalui form yang telah diberikan oleh panitia pkkmb. dan hari pertama selesai pkkmb di lanjutkan hari berikut nya
Baca selengkapanya :
0 Komentar